5 Jajanan Pasar yang Enggak Mungkin Dilupakan, Cobain Sendiri Deh!

Masih ingat dengan kue lumpur atau kue lumpur kentang? Jajanan pasar yang dibuat dari campuran santan dengan tepung terigu, kentang, telur, vanila, dan tambahan kismis di atas permukaannya ini punya tekstur super lembut dan cita rasa khas yang mampu enggak akan kalah jika disandingkan dengan jenis kue-kue modern lainnya. Wah, jadi ingin makan kue lumpur, nih.

Namun, selain kue lumpur, masih ada berbagai jajanan pasar Indonesia lainnya enggak kalah menggoda, loh! Meski sudah ada sejak lama, jajanan yang amat khas Indonesia ini masih bertahan dan memiliki penikmat setianya. Nah, buat kamu yang sedang rindu dengan jajanan pasar atau sekadar sedang iseng ingin mencoba camilan baru, coba deh cicipi 5 jajanan pasar yang merakyat berikut ini. Hati-hati dan siap dibuat gagal move on oleh rasanya yang khas, ya!

1. Getuk

Siapa yang enggak kenal dengan makanan khas Indonesia satu ini, sih? Makanan ini berasal dari Jawa Tengah dan semula dibuat pada masa pendudukan Jepang. Saat itu, beras sulit didapat sehingga ketela dan singkong sering kali dimanfaatkan sebagai makanan pokok. Supaya rasa ketela enggak cuma itu-itu saja, Mbah Ali Mohtar yang berasal dari Desa Karet, Magelang, berinovasi membuat getuk. Sampai sekarang, usaha Mbah Ali Mohtar masih dilanjutkan oleh keturunannya, loh!

Seiring berkembangnya waktu, variasi getuk mulai berumunculan dan makin beragam. Secara umum, ada 2 jenis getuk yang bisa ditemui: getuk kukus dan getuk goreng. Getuk kukus biasanya lebih digemari karena cita rasa dan proses pembuatannya yang lebih sehat. Getuk kukus juga sering kali disajikan bersama parutan kelapa yang gurih.

2. Klepon Ubi Ungu

Makanan yang sudah lama populer di kalangan masyarakat Indonesia ini awalnya dibuat dari bahan dasar tepung beras dan dilengkapi dengan isian gula merah. Mengikuti perkembangan zaman, inovasi klepon pun mulai bermunculan. Saat ini, klepon yang dibuat dari ubi ungu mulai banyak dijual di pasaran. Wuih, paduan rasa khas dari ubu ungu dan campuran gula merah sebagai isinya dijamin siap membuat lidahmu bergoyang!

3. Lemet

Salah satu makanan tradisional Indonesia ini dibuat dengan bahan dasar berupa singkong serta campuran tepung kanji dan gula merah. Kue yang mudah mudah ditemui di berbagai wilayah Jata ini dibungkus menggunakan daun pisang dan dimasak dengan cara dikukus. Untuk membuatnya, kamu cukup menyiapkan singkong parut, kelapa agak muda yang diparut, gula merah, daun pandan, dan daun pisang sebagai pembungkus. Campurkan semua bahan, bungkus kecil-kecil atau sesuai selera menggunakan daun pisang, lalu kukus selama kurang lebih 25 menit.

4. Nagasari

Nagasari terbuat dari adonan tepung beras dan pisang sebagai isiannya. Sama seperti lemet, nagasari juga dibungkus dengan daun pisang. Nah, jika lemet biasanya berbentuk kotak, nagasari punya bentuk persegi panjang, nagasari ini berbentuk kotak dan berukuran lebih kecil. Makanan yang resepnya diwariskan turun-temurun ini juga enggak diketahui pasti dari mana asalnya, loh! Namun, nagasari punya rasa super lezat dan tekstur yang kenyal. Cobain sendiri, deh!

5. Arem-Arem

Makanan yang satu ini sebenarnya hampir sama seperti lontong. Hal yang membedakannya adalah bentuknya yang lebih kecil. Selain itu, berbeda dengan lontong yang murni terbuat dari beras, arem-arem ini mengandung isian, mulai dari sambal goreng tempe hingga daging ayam. Makanan yang dibungkus dengan daun pisang ini dimasak dengan cara dikukus. Makanan khas dari Kebumen ini sekarang bisa dengan mudah kamu temui di berbagai tempat jajanan pasar.

Bagaimana? Jadi kangen dengan jajanan pasar Indonesia, ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *