7 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Kita

 

Bulan Ramadan jadi momen umat Islam untuk menunaikan ibadah puasa. Selama kurang lebih 12 jam, tubuh dengan sengaja tidak diberi asupan apapun. Tak hanya tentang kewajiban yang sumbernya dari doktrin agama, berpuasa rupanya mempunyai manfaat dari sisi kesehatan. Banyak kisah Ramadan yang menceritakan teantang beragam manfaat puasa. Dilansir dari sekian banyak  sumber, inilah tujuh manfaat yang bisa dipetik saat berpuasa:

  1. Turunkan berat badan

Berpuasa dapat menurunkan berat badan. Beberapa studi sudah memperlihatkan hal ini termasuk studi pada 2015. Dikutip dari Dr. Axe, sebuah studi mengatakan bahwa berpuasa dapat memangkas berat badan sampai 7 persen dan mengeliminasi lemak sejumlah 12 pounds atau selama 5,4 kilogram.

Ada pula Studi lain yang berasal dari University of Southern California. Periset melakukan percobaan pada 71 orang dewasa. Mereka diminta guna menjalani program puasa lima hari dengan konsumsi kalori sejumlah 750-1.100 per hari. Para partisipan pun dapat menurunkan berat badan sejumlah 6 pounds atau selama 2,7 kilogram.

  1. Regenerasi sel punca usus

Sebuah penelitian dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengatakan bahwa berpuasa dapat menambah regenerasi sel punca usus. Sel punca usus kian lama kehilangan keterampilan regenerasi seiring meningkatnya usia. Sel ini memungkinkan lahirnya sel-sel usus baru dan membetulkan usus bila terjadi infeksi atau situasi lain yang memperngaruhi.

Eksperimen dilaksanakan pada tikus yang berpuasa. Setelah diamati, ketika berpuasa sel mulai memecah asam lemak daripada glukosa. Perubahan metabolisme ini menjadikan sel punca menjadi lebih regeneratif.

“Studi ini memperlihatkan bahwa berpuasa mendorong evolusi metabolisme pada sel punca usus, dari mengubah karbohidrat menjadi menghanguskan lemak,” kata David Sabatini, pengarang senior penelitian sekaligus profesor biologi MIT dilansir dari laman MIT News.

  1. Meningkatkan faedah otak

Berpuasa terbukti meningkatkan faedah otak. Berpuasa menciptakan produksi protein yang dikenal dengan nama brain-derived neurotrophic factor (BDNF). Protein ini mengaktivasi sel punca otak untuk mengolah neuron baru dan merangsang zat kimia lainnya yang menyehatkan saraf. BDNF pun membantu mengayomi sel otak dari evolusi yang bersangkutan dengan penyakit alzheimer dan parkinson.

  1. Cegah jerawat

Tak hanya berfungsi untuk kesehatan organ tubuh, berpuasa pun membawa akibat positif pada kesehatan kulit. Orang yang seringkali berjerawat, andai rutin berpuasa dapat meminimalisir atau menangkal munculnya jerawat.  Berpuasa dapat mendetoksifikasi tubuh. Detoksifikasi dengan kata lain proses pembersihan diri dari sekian banyak  racun dalam tubuh. Detoksifikasi baik guna kesehatan dan keelokan kulit.

  1. Menormalkan sensitivitas insulin

Terlalu banyak asupan karbohidrat dan gula menciptakan insulin menjadi resisten. Hal ini pun memunculkan penyakit kronis termasuk diabetes tipe 2. Berpuasa dapat jadi solusi demi insulin yang sensitif.  Dilansir dari Dr.Axe, suatu studi yang dipublikasikan pada World Journal of Diabetes mengatakan bahwa berpuasa pada orang dewasa yang menderita diabetes tipe 2 dapat menambah penanda kunci baik pada berat badan maupun kadar gula darah.

  1. Awet muda

Hal ini sebetulnya belum terbukti pada manusia. Riset masih berkutat pada eksperimen pada tikus. Studi mengejar bahwa berpuasa sehubungan dengan memperlambat proses penuaan. Pada temuan lain, suatu grup tikus yang berpuasa dapat hidup lebih lama daripada kumpulan yang tidak berpuasa.

  1. Turunkan kadar gula darah dan kolesterol

Berpuasa menciptakan orang mengontrol pola makan dan membuat orang hidup sehat. Saat berpuasa terjadi penambahan HDL atau kolesterol baik dan penurunnan LDL alias kolesterol jahat. Keberadaan kolesterol baik dapat menambah kesehatan jantung dan pembuluh darah.  Berpuasa pun dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Untuk penderita diabetes tipe 2, berpuasa bisa membawa guna asal direncanakan dengan baik disertai konsultasi dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *