Jangan Terburu-buru dalam Mengambil KTA, Pertimbangkan Dulu 4 Hal Ini!

Bank memang menjadi lembaga utama yang banyak dipilih oleh masyarakat untuk mendapatkan pinjaman, karena produknya sendiri sangat banyak dengan nilai pinjaman yang cukup tinggi bisa sampai milyaran rupiah. Umumnya ada 2 jenis produk yang laris manis disini, diantaranya adalah KMG atau yang dikenal sebagai kredit multiguna, yaitu sebuah produk pinjaman yang memberikan syarat keberadaan barang atau aset untuk diagunkan guna mendapatkan pencairan dana. Sementara itu satunya lagi adalah produk KTA atau yang dikenal sebagai kredit tanpa agunan. Kebalikan dari KMG, maka disini calon debitur tidak diwajibkan untuk menyertakan adanya barang jaminan untuk dapatkan pinjaman.

Sudah pasti kredit tanda agunan ini memang paling banyak dipilih oleh masyarakat, dapat dikatakan ia sebagai primadona, karena dirasa jauh lebih menguntungkan dan juga menggiurkan. Bahkan sekarang ini tak hanya bank saja, melainkan juga banyak diantara lembaga keuangan berbasis online atau yang dikenal juga sebagai fintech yang menawarkan produk serupa, bahkan dengan berbagai macam fasilitas yang mempermudah debiturnya.

Meskipun terbilang cukup menggiurkan, namun yang namanya produk pinjaman atau kredit tetap mengharuskan Anda untuk melunasi atau membayar hutangnya kemudian hari, tak jarang juga bahkan yang merugikan debitur karena bunga yang terlalu besar dan keberadaan biaya tambahan yang lain. Untuk itu maka jangan terburu-buru dalam apply, hendaknya perhatikan terlebih dahulu beberapa hal ini :

  1. Nilai suku bunga, memang hukumnya pasti bahwa lembaga keuangan akan selalu mengenakan keberadaan bunga di dalam setiap transaksinya, baik itu simpanan maupun pinjaman. Namun dengan nilai yang berbeda-beda, ada yang memang kecil, namun tak jarang pula diantaranya yang bernilai besar. Semakin besar bunga sudah pasti akan semakin membebani biaya pengembalian bukan. Untuk itu ada baiknya jika seandainya calon debitur membanding-bandingkan terlebih dahulu, hendaknya cari yang tawarkan bunga rendah.
  2. Carilah informasi secara lengkap mengenai perusahaan keuangan atau bank yang bersangkutan, patut untuk diketahui faktanya ada bank yang tampak baik-baik saja, namun terkadang bermasalah, kondisinya tidak sehat sehingga terkadang memberatkan nasabah. Jadi lebih aman dari yang sudah terpercaya dan memiliki reputasi baik. Sehingga kemungkinan berlaku curang juga sangatlah kecil.
  3. Pertimbangkan tenor, tenor atau jangka waktu yang diberikan oleh bank dalam melunasi pinjaman ini nyatanya juga tak kalah penting. Belakangan memang muncul keberadaan pinjol yang tawarkan pinjaman dengan proses mudah, namun ternyata tenornya pendek, hal inilah yang kemudian menjebak debitur sehingga hutang terus menerus meningkat. Jika Anda cerdas hendaknya cari lembaga keuangan yang tawarkan tenor panjang, pemilihan tenor bisa menyesuaikan dengan kemampuan membayar nantinya. Sehingga lebih kecil peluang harus terjebak dalam hutang berlarut-larut karena denda yang tidak masuk akal.
  4. Kemungkinan biaya-biaya tambahan yang akan dikenakan kepada debitur tersebut, faktanya ada banyak sekali biaya tambahan yang pastinya akan dikenakan oleh pihak bank, mulai dari administrasi, keterlambatan pembayaran sampai dengan pinalti. Wajib untuk mengetahuinya sehingga tidak kaget jika seandainya besaran biaya yang harus Anda berikan kepada pihak pemberi pinjaman juga cukup banyak. Carilah yang menetapkan tarif biaya tambahan sekecil mungkin.

Meskipun KTA ini sangatlah membantu bagi Anda yang tengah membutuhkan dana secara cepat, namun di satu sisi juga ada kelemahannya. Sehingga calon debitur harus cerdas jika ingin melakukan pengajuan pinjaman tersebut. Hati-hati dalam mengambil keputusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *