Cara Menguasai Seni Berbicara Di Depan Umum

Berbicara di depan umum adalah seni menyampaikan pidato di depan audiens. Berbicara di depan kelompok membutuhkan banyak keberanian dan persiapan. Anda membutuhkan jayawarta.com keterampilan untuk menjadi pembicara publik yang baik. Di bawah ini adalah 10 ciri-ciri seorang pembicara publik yang baik.

1. Pengetahuan. Adalah penting bahwa Anda tahu apa yang Anda bicarakan. Baca, baca dan baca. Menjadi pembaca luas sangat membantu karena Anda memiliki gagasan yang lebih baik tentang topik yang perlu Anda diskusikan.

Memahami Seni Berbicara di Depan Umum – Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

2. Persiapan. Tidak ada yang bisa menggantikan perencanaan dan persiapan yang baik. Analisis apa yang Anda butuhkan untuk pidato Anda, seperti alat bantu visual. Tinjau pidato Anda. Semakin siap Anda dalam pidato Anda, semakin besar kemungkinan Anda akan berhasil menyampaikannya.

3. Pesan. Pesan Anda harus sesuai dengan audiens Anda. Evaluasi pesan Anda. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini:

– Apakah itu mengajarkan sesuatu yang baru kepada audiens Anda yang sebelumnya tidak mereka ketahui?
– Apakah itu menghibur audiens Anda?
– Apakah itu membujuk audiens Anda untuk mempraktikkan apa yang telah Anda diskusikan?
– Apakah pidato Anda berbagi pengetahuan yang dapat membantu orang?

4. Bahasa. Belajarlah untuk menggunakan kata-kata yang tepat agar sesuai dengan audiens dan acara Anda. Hindari penggunaan jargon. Gunakan istilah yang sederhana dan mudah dipahami. Menahan diri dari menggunakan uhm dan ah. Menggunakan kata-kata ini menunjukkan kurangnya kepercayaan diri dan pengetahuan tentang subjek Anda. Alih-alih, jeda setiap kali Anda perlu mengingat apa yang perlu Anda katakan.

5. Percaya diri. Anda tidak boleh membiarkan audiens meragukan kemampuan Anda. Anda dapat menunjukkan kepercayaan diri Anda dengan terlihat siap dan menyampaikan pidato Anda dengan baik.

6. Antusiasme. Seorang pembicara yang baik dapat menjangkau audiensnya dan menunjukkan antusiasme dalam pekerjaannya tidak peduli bagaimana perasaannya. Dia menunjukkan vitalitas dalam topiknya, pilihan kata-katanya dan gerak tubuhnya.

7. Keterampilan mendengarkan. Anda juga perlu menjadi pendengar yang baik untuk menjadi pembicara yang efektif. Ada tiga jenis mendengarkan menurut tujuannya:

– Mendengarkan dengan empatik – Anda memberikan dukungan emosional kepada orang yang berbicara.
– Mendengarkan secara komprehensif – Anda mengumpulkan informasi untuk membentuk kesimpulan atau ide yang akurat. Anda fokus pada detail dan fakta.
– Mendengarkan secara kritis – jenis mendengarkan ini paling berguna dalam pengambilan keputusan.

8. Rasa diri. Ini berkaitan dengan bagaimana Anda memandang diri sendiri. Itu dikomunikasikan kepada audiens Anda sebagai kepercayaan diri, keyakinan diri, dan kekuatan.

9. Integritas. Rasa diri Anda membentuk integritas Anda. Orang-orang mendengarkan Anda jika Anda memiliki rasa hormat dan kepercayaan diri dalam menyampaikan pesan Anda.

10. Ketulusan. Seorang pembicara yang baik percaya pada apa yang dia katakan.

Kemampuan untuk berbicara di depan umum sangat bermanfaat dalam setiap bagian kehidupan Anda, apakah Anda berada dalam kelompok kecil yang berbagi pendapat atau menyampaikan pidato di depan organisasi.